Ditulis pada tanggal 8 October 2018, oleh admin, pada kategori Berita

unnamed (3) Pada tanggal 4 hingga 6 Oktober lalu, para dosen Teknik Kimia FT-UB berkesempatan untuk menghadiri Musyawarah Nasional (MUNAS) APTEKIM, Seminar Nasional Teknik Kimia Indonesia (SNTKI) dan 1st International Symposium of Indonesian Chemical Engineering (ISIChem) 2018 yang diorganisir oleh Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dan Universitas Bung Hatta (UBH Padang), dan diadakan di Padang, Sumatera Barat. Para dosen Teknik Kimia FT-UB yang hadir pada acara tersebut antara lain adalah Rama Oktavian, ST., M.Sc, Vivi Nurhadianty, ST., MT, Luthfi Kurnia Dewi, ST., MT., dan Aji Hendra Sarosa, ST., MT.

Acara Musyawarah Nasional (MUNAS) yang bertema “Peran Pendidikan Tinggi Teknik Kimia dalam implementasi roadmap Industri Kimia yang kompetitif berbasis sumber daya alam lokal menuju Industri yang berdaulat” ini sendiri bertujuan untuk membahas tujuan Teknik Kimia di Indonesia untuk ke depannya, perkembangan Teknik Kimia dan cara-cara untuk menunjang perkembangan tersebut, serta perkembangan Industri di Indonesia.

MUNAS APTEKIM adalah agenda tiga tahunan APTEKIM yang bertujuan untuk memfasilitasi pembentukan kepengurusan baru serta forum diskusi terkait Perguruan Tinggi Teknik Kimia dan merupakan salah satu acara penting bagi jajaran dosen Teknik Kimia di seluruh Indonesia, oleh karena itu, MUNAS tahun ini dihadiri oleh perwakilan dosen dari seluruh daerah. Selain dosen, acara yang terdiri dari musyawarah, seminar, dan simposium ini juga dapat dihadiri oleh  peneliti, mahasiswa, dan praktisi industri sehingga ilmu yang diberikan dapat lebih tersebar.

Masing-masing dosen Teknik Kimia membawa topik yang berbeda-beda pada MUNAS ini, Aji Hendra Sarosa membawakan tema separation & purification technology, Vivi Nurhadianty dan Luthfi Kurnia Dewi membawakan tema biochemical technology, serta Rama Oktavian membawakan tema waste & water treatment technology.  (kua)

unnamed

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

unnamed (1)

unnamed (2)