Ditulis pada tanggal 4 October 2016, oleh admin, pada kategori Berita

pak poer Salah satu dosen Program Studi Teknik Kimia Universitas Brawijaya, pekan lalu pada 26-27 September 2016 mengikuti International Basic Science Conference yang bertajuk “Towards the Extended Use of Basic Scince for Enhancing Health, Environtment, Energy and Biotechnology” di Gedung Rektorat Lantai Tiga dan Gedung Center for Development of Advance Science and Technology (CDAST) Universitas Negeri Jember.

Delegasi dari PSTK UB yang mengikuti konferensi ini adalah Ir. Bambang Poerwadi, MS (Ketua Jurusan Teknik Kimia FTUB). Bapak Ir. Bambang Poerwadi mengatakan bahwa konferensi internasional ini adalah konferensi yang diarahkan pada pengembangan ilmu dasar untuk meningkatkan kesehatan, lingkungan, energi dan bioteknologi. Dalam konferensi ini juga dihadiri oleh para peneliti, akademisi, pendidik dan praktisi industri yang saling berbagi pengetahuan dan hasil penelitian. Lingkupan bidang ilmu pada konferensi ini meliputi, matematika, statistika, fisika, pembaharuan energi, biofisika, geofisika, kimia analisis, fisika kimia, dan lain-lain, dimana Ir. Bambang Poerwadi dimasukkan ke dalam lingkup kimia.

Konferensi Internasional ini digelar selama dua hari. Pada hari pertama di sesi pertama (Primary Sesion), peserta mengikuti upacara pembukaan. Pada sesi kedua, peserta mengikuti paparan dari para keynote speaker yang berasal dari beberapa negara, yaitu Prof. Ram Ramaaswamy, PhD (JNU, India), Dr. Mulyono Pangestu (Monash University), Prof. Bambang Sugiharto (UNEJ, Indonesia). Dan sesi ketiga (Parallel Sesion and Poster Sesion) semua peserta melakukan presentasi papernya di ruangan yang sudah ditentukan dan dibagi menjadi beberapa kelompok, dimana satu kelompok terdiri dari beberapa lingkupan bidang. Pada sesi ini, Ir. Bambang Poerwadi mengusung tema mengenai “Hydrophobic aerogel-based coating films on glass by using a microwave”. Beliau memilih mengangkat tema Pelapisan Kaca dengan Aerogel Hidrofobik karena tema tersebut merupakan salah satu tahap penyelesaian Penelitian Unggulan Perguruan Tinggi (PUPT) yang harus dikembangkan pada tahun 2016.

Pada hari kedua, yang menjadi keynote speaker pada sesi pertama adalah Prof. Manabu Abe dari Hiroshima University. Pada sesi kedua adalah paparan dari pakar matematika dari La Trobe University, Prof. Agus Salim, PhD, ahli biologi dari Laboratory Animal Science University of Zurich, Dr. Sabine Spactch dan pakar biokimia dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Prof. Zeily Nurahman. Dan pada sesi ketiga adalah sesi presentasi paper dan poster dari para presenter yang mengikuti konferensi ini.

Ir. Bambang Poerwadi, MS berharap bahwa International Basic Science Conference ini dapat memberi inspirasi baru pada pengembangan-pengembangan penelitian, baik penelitian di Indonesia, Universitas Brawijaya maupun penelitian di Program Studi Teknik Kimia Universitas Brawijaya sendiri. (Ainin & Feby)