Ditulis pada tanggal 20 February 2014, oleh admin, pada kategori Berita, Kegiatan

Hari Rabu, 19 Februari 2014 Program Studi Teknik Kimia Universitas Brawijaya kembali menyelenggarakan acara lokakarya di ruang Prof. Ir. Suyono Gedung Dekanat Fakultas Teknik lantai 2. Kali ini acara lokakarya tersebut membahas mengenai pengenalan dunia industri sebagai gambaran Praktek Kerja Lapang(PKL) bagi mahasiswa khususnya mahasiswa PSTK angkatan 2011 yang kini telah menduduki semester 6.

Acara diawali dengan pidato sambutan ketua PSTK, Prof. Dr. Ir. Chandrawati Cahyani, M.S. yang berisikan harapannya agar lokakarya ini mampu memberikan pemahaman yang lebih jelas mengenai mekanisme PKL dan menariknya dunia industri. Dalam pidatonya, beliau juga mengutarakan beberapa prestasi PSTK dalam tingkat nasional maupun internasional, sehingga mengundang antusiasme dari narasumber yang berasal dari beberapa induatri tersebut.

Acara kemudian dilanjutkan ke acara inti dari lokakarya ini yaitu penjelasan dunia industri dan Praktik Kerja Lapang(PKL) oleh beberapa narasumber yang berasal dari industri besar di Indonesia antara lain Ir. Teguh Wiyono dari PT Sasa Inti, M. Budi Prayitno dari PT Cheil Jedang, Arief Budiman, S.T. dari PG Krebet Baru, dan Rama Wijaya dari PT Semen Indonesia(Persero) Tbk.

Narasumber pertama yang berkesempatan untuk memberi penjelasan ialah Ir. Teguh Wiyono dari PT Sasa Inti. Beliau mengawali penjelasan dengan memperkenalkan PT Sasa Inti sebagai salah satu industri MNG(Mononatrium Glutamat) terbesar di Indonesia. Industri yang kapasitasnya mencapai 80.000 ton/tahun tersebut menerima mahasiswa PKL dengan tangan terbuka. Di PT Sasa Inti, tidak semua unit menerima PKL. PKL hanya dilakukan di unit penunjang yaitu unit utilitas, waste water treatment, dan laboratorium(QC).   Tidak hanya itu, beliau juga memberikan saran bagi mahasiswa  untuk memanfaatkan PKL dengan sebaik-baiknya untuk menyelami, memahami dunia industri, dan mempelajari bagaimana seorang sarjana teknik kimia bekerja dengan berbagai permasalahan di pabrik yang tidak ditemui di bangku kuliah.

Narasumber kedua ialah M. Budi Prayitno dari PT Cheil Jedang. Sebagai salah satu industri yang multiproduksi meliputi MSG (Monosodium Glutamat), lysine, threonine, tryphophan, dan pupuk cair, Cheil Jedang sangat mendukung adanya PKL oleh mahasiswa karena dapat memperluas wawasan akan dunia kerja industri. Beliau menyarankan bagi mahasiswa yang berminat untuk melaksanakan PKL di Cheil Jededang sebaiknya menyerahkan proposal minimal 3 bulan sebelumnya. Unit yang bisa ditempati PKL ialah waste water treatment.Beliau juga menambahkan bahwa selama PKL mahasiswa harus mematuhi aturan kesehatan dan keselamatan kerja di pabrik.

Narasumber ketiga ialah Arief Budiman, S.T. dari PG Krebet Baru. Uraian dan penjelasan yang disampaikan oleh beliau mengenai PG Krebet Baru sangat menarik karena menampilkan video proses produksi gula di PG Krebet Baru dimana seluruh uninya dapat dilaksanakan PKL. Selain memperkenalkan PG Krebet Baru pada mahasiswa, beliau juga  menceritakan pengalamannya selama PKL dan memberikan saran bagi mahasiswa mengenai hal-hal yang harus diperhatikan selama PKL agar PKL tersebut bermanfaat tidak hanya untuk mendapatkan nilai tapi juga untuk meningkatkan kualitas dan pengalaman.

Narasumber terakhir yang berkesempatan memberikan penjelasan adalah Rama Wijaya dari PT Semen Indonesia(Persero) Tbk. yang merupakan produsen semen paling besar di Indonesia. Beliau menjelaskan secara sekilas mengenai profil PT Semen Indonesia(Persero) Tbk. yang menganut sistem Green Industry. Selain itu, beliau juga menjelaskan mengenai sistem PKL yang hanya bisa dilakukan di beberapa unit yaitu unit utilitas dan proses utama.

Setelah semua narasumber memberikan uraian dan penjelasan, maka dibukalah sesi diskusi. Dalam sesi ini mahasiswa antusias mengutarakan pertanyaan lebih detil mengenai PKL di masing-masing pabrik. Seusai semua pertanyaan telah terjawab dengan jelas akhirnya lokakarya ditutup dengan penyerahan vandel dan sertifikat wakil PSTK, Ir. Bambang Poerwadi, M.S. kepada masing-masing narasumber dan foto bersama (Cindy Mutiara).