Ditulis pada tanggal 2 September 2018, oleh admin, pada kategori Berita

pimnas  Dua medali perak kategori presentasi PKM- PE dikalungkan kepada mahasiswa Teknik Kimia Universitas Brawijaya pada pekan ilmiah mahasiswa nasional (PIMNAS) ke-31 yang diadakan di Universitas Negeri Yogyakarta pada tanggal 28 Agustus hingga 2 September 2018. Setelah pengumuman pemenang masing-masing kategori pada sabtu malam (1/9) tak hanya peserta dan dosen pembina namun Keluarga Besar Teknik kimia pun dapat turut bernafas lega, setelah 2 kelompok perwakilan yang mengikuti pimnas ke-31 tersebut  mendapatkan medali perak untuk kategori presentasi PKM-PE.Medali perak pertama  diraih oleh para srikandi Teknik Kimia yang beranggotakan Ayu Wulan Safitri (2015), Ersita Rahajeng Wibowo (2017) dan Nursiti (2017) dengan karya “Elektrosintesis Nanokomposit (alpha)-MnO2/C dan Fabrikasinya untuk Aplikasi Superkapasitor”, Ayu Wulan menyatakan, ide judul tersebut didapatkan karena saat ini komponen penyimpanan energi atau yang kerap disebut kapasitor secara komersial masih belum efektif karena jumlah tegangan yang disimpan hanya sedikit, yaitu berkisar mikro farad, sedangkan pengaplikasian dari kapasitor ini penting pada skala kecil seperti sensor dan lampu serta pada sekala besar pada perusahan penghasil listrik. Persiapan untuk mewujudkan ide ini tidak memerlukan waktu lama, yaitu hanya 6 bulan saja. “Senang sekali bisa menyumbangkan medali pertama untuk Teknik Kimia. Pesan bagi yang ingin mengikuti kompetisi lain ke depannya, jangan lupa berdoa kepada Tuhan karena selalu ada tangan Tuhan yang mengatur segalanya” ujar Ayu Wulan.

Sedangkan kelompok kedua yang diumumkan mendapat medali perak adalah kelompok yang beranggotakan Bramantya (2016), Losendra Primamas Yonando (2016), dan Muhammad Rifaldi (2017)  dengan karya “Silika Aerogel dari Pasir Pantai untuk Bahan Penyerap Tumpahan Minyak di Laut.” Menurut Bramantya,Ia berharap bahwa kedepannya penelitian ini dapat dilanjutkan hingga benar-benar dapat diaplikasikan di lapangan bila terjadi tumpahan minyak kembali.

Prestasi yang diraih mahasiswa Teknik Kimia kali ini tentunya tak lepas dari support dan semangat yang diberikan oleh Bapak Rama Oktavian ST. M.Sc. selaku pembimbing PKM mahasiswa. Dari awal, beliau sudah optimis kalau anak didiknya dapat menyajikan hasil penelitiannya dengan percaya diri dan mampu meraih prestasi. “Harapan ke depannya untuk mahasiswa teknik kimia dapat meningkatkan prestasi  dan regenerasi khususnya di PIMNAS selanjutnya ada mahasiswa Teknik Kimia yang masuk final”,  tutur pengajar yang ahli di bidang termodinamika tersebut. (kua)

PKM Perak

 

 

 

 

 

 

 

 

pimnas-31-2