Ditulis pada tanggal 24 August 2017, oleh admin, pada kategori Berita

Dokumentasi Lomba Hysys 1 Mahasiswa Teknik Kimia FTUB tak pernah berpuas diri untuk meraih prestasi. Hal ini dibuktikan dengan pencapaian tiga orang mahasiswa Teknik Kimia FTUB angkatan 2013, yaitu Mochammad Wahyu Muharyanto, Ayu Diarahmawati dan Kelvinsius Julio yang dibimbing oleh Rama Oktavian, S.T., M.Sc. berhasil meraih Juara 2 pada 1st Plant Simulation Student Competition JCM 2017. Kompetisi yang dihelat pada 11-12 Agustus 2017 di Pertamina Learning Center, Jakarta ini berupa lomba simulasi pabrik menggunakan aplikasi Hysys versi 9.0 dan diselenggarakan oleh Ikatan Ahli Fasilitas Produksi Minyak dan Gas Bumi Indonesia (IAFMI), Ikatan Ahli Teknik Perminyakan Indonesia (IATMI), Himpunan Mahasiswa Ahli Geologi Indonesia (HMGI) dan Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI), serta didukung langsung oleh Pertamina dan Aspentech.

1st Plant Simulation Student Competition JCM 2017 ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi ternama seperti ITB, ITS, UGM, UI, UB, Undip, dsb. Peserta akan diberikan sebuah problem case oleh pihak penyelenggara, kemudian peserta harus menyelesaikan masalah yang terjadi pada suatu plant menggunakan simulasi Hysys V9.0. Dimana, tiga tim yang berhasil memperoleh nilai tertinggi dari dewan juri akan lolos ke babak grand final. Dan tim dari Jurusan Teknik Kimia Universitas Brawijaya merupakan satu dari tiga tim yang berhasil mendapatkan nilai tertinggi, sehingga dapat mengikuti kompetisi hingga babak grand final bersama dua tim dari ITB. Pada tahap grand final ini, case yang diberikan berbeda dengan tahap sebelumnya, dimana kasusnya diberikan langsung pada hari-H kompetisi tersebut dengan plant yang berbeda. Dari tiga tim tersebut, tim dari Teknik Kimia Universitas Brawijaya berhasil menyabet gelar sebagai juara 2 (dua).

“Kesan selama mengikuti kompetisi ini sangat luar biasa karena lombanya benar-benar baru diadakan tahun ini dan belum ada yang berpengalaman untuk lomba tentang Hysys. Sehingga kami harus mendalami dan sering belajar mengenai Hysys versi terbaru, yaitu versi 9.0, padahal di Teknik Kimia UB sendiri masih menggunakan versi 8.8. Kami juga sangat berterimakasih kepada Bapak Rama Oktavian, selaku dosen pembimbing kami yang telah mengajarkan hal-hal dasar dari mata kuliah Komputasi Teknik Kimia. Pesan dan harapan saya untuk tahun depan adik-adik regenerasi dari Teknik Kimia FTUB bisa bergabung dalam kompetisi ini dan tidak perlu kaget jika diberi problem case, asalkan menguasai program Hysys yang telah dipelajari di mata kuliah Komputasi Teknik Kimia.” Tutur Mochammad Wahyu selaku ketua tim dari perwakilan Jurusan Teknik Kimia FTUB.

“So, tunggu apalagi, baru tahun pertama saja UB sudah bisa Juara 2. Kami tunggu kabar kalian di Kejuaraan Kompetisi ini tahun depan ya. Good Luck!” Pungkas sang ketua tim mengakhiri sesi wawancara kali ini. –Aini-